Four Jenis Pembayaran Saat Berbelanja On-line

Four Jenis Pembayaran Saat Berbelanja On-line

Selalu berhati-hati dengan membaca lebih teliti sebelum memberikan informasi kartu kredit. Kehadiran belanja on-line dan web merefleksikan sebuah zaman modernisasi world. Kini semua transaksi bersifat maya, alias semua produk, penjual, transaksi pembayaran dilakukan secara virtual.

Responden dalampenelitian ini adalah pembeli di situs Tokobagus dan Tokopedia. Dari hasil penelitian experiential advertising yang dilaksanakan melalui dimensi sense, feel, think, actdan relate memiliki pengaruh yang positif untuk menciptakan nilai pelanggan dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Hal yang perlu ditingkatkan Tokobagus dan Tokopedia yaitu dengan memperbaiki design dan tampilan situs supaya lebih menarik perhatian, sehingga bisa merangsang emosi seseorang dan menimbulkan keinginan untuk membeli produk. Tampilan sebaiknya di design dengan unik agar mampu dengan mudah di ingat pembeli. Minat belanja online akan sangat tinggi bagi konsumen jika mereka merasa puas akan kualitas produk dan jasa dari system toko online tertentu.

Berbelanja Online

Sedangkan barang-barang yang dijual di web tidak dikenakan pajak apa pun. Oleh karena itu, para pemilik bisnis sudah banyak yang beralih dengan membuka layananannya melalui akses on-line web, meskipun harus mengurangi margin keuntungan demi mendapatkan banyak pelanggan. Dengan diskon special dan promo yang diberikan seperti melalui situs belanja online gratis ongkir. Kegiatan belanja online juga merupakan salah satu kegemaran di kalangan masyarakat saat ini. Selain itu banyak sekali penawaran dari toko online yang menarik untuk pembeli yaitu banyaknya voucher diskon, adanya cashback, dan promo free of charge ongkir. Dengan berkembangnya dunia internet, saat ini sangat mudah untuk membuka toko online.

Dengan banyaknya pengguna internet yang melakukan transaksi jual beli secara online, semakin banyak pula kekhawatiran pengguna internet dengan keamanan bertransaksi on-line. Ditambah, setiap hari kasus penipuan karena berbelanja on-line semakin marak dikabarkan melalui milis. Padahal, dengan belanja on-line, pengguna dapat menghemat waktu lebih banyak jika dibandingkan dengan berbelanja di mall. Untuk belanja web yang aman langkah ini adalah langkah pertama yang harus dilakukan.

Apabila ada produk yang tidak sesuai, pemilik toko harus bertanggung jawab untuk menggantinya. Kekurangan lainnya adalah pemilik toko tidak melayani konsumen secara langsung ditambah dengan banyaknya penipuan di bisnis online yang membuat kredibilitas toko on-line sering diragukan. Karena sistem yang lebih simpel, pemilik toko online tidak perlu meluangkan banyak waktu dan biaya untuk merekrut karyawan. Penyetokan dan pengiriman barang biasanya dapat dilakukan oleh satu atau dua orang saja. Sebuah toko online tidak memerlukan tempat secara fisik untuk menampung segala jenis produk dan sebagai tempat bertransaksi.

Hal ini bisa menekan angka penjualan jika pemilik toko tidak memiliki analisa pasar yang tepat menguasai area konsumennya. Pemilik toko juga sebaiknya memilih lokasi yang strategis agar dapat dijangkau oleh lebih banyak konsumen. Walaupun bisnis on-line kini sedang menjamur, toko offline tetap mempunyai pelanggan setianya sendiri.

Perusahaan tidak bertanggungjawab atas jaminan, tersurat maupun tersirat, keakuratan, validitas, atau legalitas atas informasi yang terkandung dalam situs lain tersebut. Anda dilarang menggunakan Situs untuk hal-hal yang dilarang berdasarkan hukum dan peraturan undang-undang yang berlaku. Anda harus menjaga kerahasiaan dan tidak akan menyalahgunakan informasi yang Anda terima dari penggunaan Situs. Anda tidak diperkenankan untuk membahayakan, menyalahgunakan, mengubah atau memodifikasi Situs dengan cara apapun.

Agar lebih aman, sebaiknya kamu menyimpan segala bukti tersebut hingga barang yang dipesan sudah berada di tanganmu. Hal ini bertujuan untuk berjaga-jaga apabila seandainya kamu menjadi korban penipuan. Namun, sekarang ini kamu juga tidak boleh terlalu percaya dengan ulasan yang diberikan. Bisa saja perusahaan tersebut membuat ulasan palsu seakan-akan pembeli puas dengan barang yang dijual. Pandemi Covid-19 telah menyebabkan berbagai pergeseran dalam perilaku konsumen dan pelaku bisnis selama lebih dari 9 bulan di tahun 2020.

Comments are closed.