Strategi Bisnis Kuliner Agar Tetap Bertahan Di Tengah Pandemi

Strategi Bisnis Kuliner Agar Tetap Bertahan Di Tengah Pandemi

Pastikan Anda menunjukkan cara kerja produk, yang terutama akan sangat praktis digunakan di ruangan terbatas seperti apartemen, indekos, dan asrama. Perlengkapan rumah agak mahal untuk dibuat sendiri, jadi cobalah metode dropship dari pemasok produk ini secara on-line. MenurutGrand View Research, memancing adalah salah satu niche yang popularitasnya terus naik di pasaran.

Pantau dan catat selalu operasi bisnis Anda melalui sistem supaya analisis yang dihasilkan bisa menjadi pedoman jikalau ada kasus serupa di masa yang akan datang. Cara ini sepertinya sudah dilakukan para pebisnis dari banyak industri dalam menghadapi pandemi Covid-19 karena ini merupakan cara termudah untuk menstimulasi penjualan. Produk sembako seperti telur dan ikan, mi instan, teh, madu, dan kopi lokal menjadi produk yang paling diincar di Tokopedia.

Ia juga mengaku penjualan sepedanya meningkat 2 hingga three kali lipat dari hari biasanya. Di tengah-tengah pandemi seperti ini tidak ada salahnya memprioritaskan menjual barang yang dibutuhkan. Karena di saat seperti ini orang — orang akan lebih fokus untuk membeli barang — barang yang bisa mereka gunakan selama di rumah. Di tengah pandemi COVID-19 yang saat ini mengakibatkan ekonomi lesu, dan berbagai usaha mengalami kerugian, ternyata berbanding terbalik dengan bisnis penjualan sepeda. Pasalnya, sejak pandemi Virus Corona muncul, penjualan sepeda justru makin laris manis. Karena tidak sedikit di tengah pandemi corona sendiri banyak para pekerja yang diberhentikan.

Toko- toko yang laku di saat pandemi

Nah, pertimbangkan beberapa usaha bisnis yang sedang banyak dicari ini. Peluang tersebut bisa dimanfaatkan dengan menjadi reseller/dropshipper on-line untuk produk-produk yang banyak dicari konsumen, seperti pakaian dan makanan. Tetapi, beberapa cara yang digunakan konsumen untuk shopping online sangat terkait dengan pengalaman toko. Mereka sering menggabungkan kemampuan untuk berbelanja online dengan mengunjungi toko, umumnya dikenal sebagai webrooming dan showrooming.

Tak hanya itu, philodendron dan alocasia juga menjadi primadona. Tiga jenis tanaman itu dikatakannya banyak diburu oleh pecinta tanaman hias di dalam negeri dan di luar negeri. Dengan animo masyarakat yang banyak memesan tanaman-tanamannya itu, Nisa akhinya langsung membuat akun instagram @ber.akarr sebagai wadahnya berjualan. Tidak hanya itu, ia pun membuka toko offline di Jalan Bukit Pakar Timur VI, nomor 131, Dago Atas, Kota Bandung. Hanya bermodalkan suka dengan tanaman hias, ia memulai menanam beberapa potong tanaman pot yang kemudian dirawat di rumah pribadinya.

masker dibatasi untuk mencegah masyarakat memborong dan dijual kembali dengan harga tinggi. Itulah cara berjualan online yang bisa dilakukan di tengah-tengah pandemi berlangsung. Namun meskipun demikian, usahakan jangan memberikan harga yang terlalu besar dan mengambil keuntungan yang banyak. Bukan hanya itu saja, meskipun menjual barang-barang yang dibutuhkan, usahakan tidak menjadi penjual yang curang yakni dengan menimbunnya. Dengan memberikan diskon, maka diharapkan penjualan online pun masih bisa berlangsung meskipun di tengah pandemi yang menyerang. Baik sebagai tempat jual beli, sarana membangun branding, hingga membuat bisnis lebih dipercaya.

Ia memikirkan usaha jualan baksonya yang belum juga diperbolehkan untuk buka. “Tahun kemarin, itu pernah kita lakukan. Tapi, kami lihat perkembangan. Kemungkinan yang akan menjadi jenis produk , ya, komik dan travel writing,” ujarnya saat dihubungi, Jumat (12/2). Dalam program ini, menurut Amin, penulis bakal diberikan stimulus untuk tetap menghasilkan karya selama pandemi, semisal membantu mencetak buku yang lolos seleksi ke penerbit. “Ada yang sudah tidak lagi menerbitkan buku. Ada juga yang memang e mail dan nomor teleponnya sudah tidak aktif lagi,” jelas Hilman saat dihubungi Alinea.id di Jakarta, Senin (12/2). “Itu juga mungkin salah satu yang menyebabkan omzet turun. Jadi, lumayan dampaknya. Kami harus nerbitin yang benar-benar dibeli orang supaya enggak jeblok di pasaran,” jelas Reza. Usaha ini tumbuh subur seiring dengan perkembangan teknologi digital.

Comments are closed.