6 Sifat Buruk Yang Bisa Gagalkan Anda Berbisnis

6 Sifat Buruk Yang Bisa Gagalkan Anda Berbisnis

Situs media sosisal akan membuat seseorang lebih mementingkan diri sendiri, mereka menjadi tidak sadar akan lingkungan disekitar meraka karna terlalu banyak menghabiskan waktu mereka dengan menggunakn internet. Media sosial juga dapat memanfaatkan sebagai jalan dakwah atau menyampaikan ajaran-ajaran islam. Pengguna bisa bersosialisasi dengan publik mengelola jaringan pertemanan, dan beradaptasi dengan siapapun, bahkan orang yang tidak dikenal dari seluruh penjuru dunia.

Anda harus bisa membedakan yang mana urusan bisnis dan yang mana pribadi. Dalam banyak kasus, banyak ditemukan pengusaha-pengusaha yang seenaknya menggunakan uang operasional atau keuntungan perusahaan untuk keperluan pribadi. Yang akhirnya, membuat keuangan perusahaannya tidak stabil juga tidak tersistem. Masalah keuangan memang merupakan salah satu hal yang menakutkan bagi para pengusaha di seluruh dunia. Terkadang, walaupun bisnis mengalami peningkatan penjualan dan omset, kondisi keuangan bisnis ternyata tetap bisa bermasalah.

Sementara di dunia bisnis, sifat Anda yang tidak bisa berhenti ini sangat dibutuhkan untuk menjadi pengusaha sukses. Orang yang merasa lebih jago dalam suatu hal atau bidang tertentu cenderung menyebalkan. Jika Anda memiliki sifat ini, kemungkinan Anda menganggap diri Anda lebih pintar atau jago dibanding orang lain dan biasanya meremehkan orang lain. Mereka lebih asik berinteraksi melalui media sosial yang tidak jarang berakibat mengganggu hubungan dengan teman, keluarga dan juga mengganggu prestasi akademik karena lebih fokus bermain dengan smartphone mereka. Proses berbagi informasi atau melakukan video konferensi untuk mengerjakan tugas juga dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja dengan bantuan smartphone, dan hal ini bisa sangat membantu dalam proses belajar.

Agar mendapatkan manajer yang terbaik, Anda bisa melakukan tes IQ dan ESQ. Anda bisa bekerjasama dengan orang yang kompeten untuk melakukan tes tersebut. Seseorang yang cerdas belum tentu memiliki ESQ yang baik, begitu pula sebaliknya. Merekrut manajer bisnis yang tepat dan tidak boleh diabaikan adalah ambillah dari dalam. Kandidat dari dalam ini jauh akan lebih memberikan loyalitas dibandingkan mengambil dari luar.

Media sosial merupakan sebuah platform yang sangat populer untuk pemasaran bisnis. Bahkan, pemasaran melalui media sosial menjadi aktivitas yang sudah sangat umum terutama di Indonesia. Dalam keuangan rumah tangga, biasa juga disebut sebagai dana darurat aliasemergency fund. Bila kondisi likuiditas tidak aman, masa depan bisnis juga terancam. Coba hitung berapa besar tingkat likuiditas usaha, sampai berapa lama Anda mampu menghidupi bisnis dalam situasi tanpa pemasukan?

Hal Buruk dalam dunia bisnis

Mengakses internet untuk membuka situs jejaring sosial atau bermain game on-line jelas berpengaruh terhadap kondisi keuangan siswa, terlebih kalau akses menggunakan paket information atau rental di warnet. Tidak jarang siswa menggunakan uang sekolah mereka untuk pergi ke warnet sekedar untuk membuka situs jejaring sosial atau bermain recreation online. Ini dapat dikategorikan sebagai pemborosan, karena menggunakan uang secara tidak produktif. Akibat kebiasaan ini jelas mengurangi waktu belajar sisw sehingga melalaikan pelajaran dan tugas-tugas sekolah. Satu diantaranya, dampak positif dari globalisasi adalah membuat masyarakat memiliki sifat kreatif, inovatif, terbuka terhadap perubahan dan bekerja keras untuk menyelesaikan pekerjaan dengan dibantu teknologi informasi. Kemudian, sistem informasi manajemen akan mengelola dan menyatukan semua informasi beserta information tersebut, yang nantinya digunakan oleh pihak manajemen untuk mengambil keputusan dalam mencapai tujuan organisasi.

Reputasi perusahaan memang suatu yang kompleks, namun jika dikelola dengan baik akan sangat berharga. Beberapa isu penting dalam manajemen reputasi dan pandangan masyarakat tentang reputasi sebagaimana juga pengertian komunikasi menurut para ahli . Dimana hal ini berguna untuk mengatasi atau meminimalisir terjadinya permasalahan-permasalahan yang terjadi. Sebagai contoh, menyusun strategi untuk melakukan pemasaran barang atau jasa dengan baik. Dengan hal tersebut maka pelaku bisnis dapat menemukan sebuah solusi dari masalah tersebut dan cara pencegahan agar bisnis yang dijalan tidak mengalami kemunduran atau kerugian karena dampak dari strategi yang kurang tepat. Risiko ini berlaku bagi Anda yang menjalankan bisnis dengan sistem pembayaran kredit, seperti perusahaan pembiayaan.

Comments are closed.